PENATAAN OBAT OBATAN DI GUDANG FARMASI:
APLIKASI PENGELOLAAN OBAT OBATAN
Edisi SIPO90 Kompatibel dengan Microsoft Office 2016
====pos=======================================
Aplikasi
Pengelolaan Obat ini dibuat untuk membantu Pengelolaan obat obatan di Gudang
Farmasi atau Gudang Obat Pemerintah
Daerah yang mempunyai sumber anggaran yang sudah ditetapkan setahun sebelumnya
yaitu APBN, APBD-1, BPJS, APBD-2 dan
Sumber resmi LAINNYA (5 Sumber Anggaran) dengan Pengguna / pemakai obat obatan
yaitu Unit Pelaksana Teknis ( UPT ) yang sudah ditetapkan yaitu Puskesmas,
Rumah Sakit Daerah, PoliKlinik Daerah atau lainnya milik daerah bersangkutan
serta data obat tertentu saja yaitu obat obat generik, peralatan medis tertentu, perlengkapan penunjang
dasar. Unit Pelaksana Teknis yang ikut dalam pengelolaan pada Aplikasi ini maksimum sebanyak 90 Unit.
Pengelolaan
ini menggunakan Program Microsoft Excel 2016, merupakan program datebase antarmuka yang terbuka, dapat
dilakukan perubahan perubahan sesuai dengan keperluan masing masing pengelola
obat.
Sebagai
persyaratan utama para operator harus mengetahui tatacara mengisi data di MS
EXCEL yaitu harus mengerti data bersifat LABEL (data dimulai dengan spasi, ‘ , “, A s/d Z ) dan data yang bersifat
NUMERIK ( 0, 1 s/d 9 )
Beberapa hasil data yang salah, seperti :
NO
|
NILAI
KESALAHAN
|
KETERANGAN
|
1
|
#DIV/0!
|
Rumus
yang digunakan dengan pembagi 0
|
2
|
#N/A
|
Satu
atau beberapa argumen tidak tertulis
|
3
|
#NAME?
|
Memasukkan
teks pada formula yang tidak dikenal Excel
|
4
|
#NULL!
|
Menentukan
perpotongan antara dua range yang tidak berpotongan
|
5
|
#REF
|
Beberapa
refrensi dalam formula telah terhapus / hilang
|
6
|
#VALUE
|
Argumen
seharusnya teks, tetapi yang dimasukkan bilangan atau nilai logika
|
7
|
#NUM!
|
Formula
dengan hasil terlalu besar atau terlalu kecil, salah menggunakan bilangan
|
Pada
keterangan seperti #VALUE!, #DIV/0!, #REF! Sudah dapat dipastikan cara
mengisiannya salah/false/palsu. Oleh karenanya perlu diperiksa ulang cara
pengisian data atau RUMUS / FORMULA
operasionalnya salah.
Sebagai
konsekwensinya perlu diperbaiki.
Untuk Operasinal :
Diperlukan
komputer dengan spesifikasi RAM 2-4 GB, Hardisk (200 GB) C:\ dengan sisa
kapasitas lebih kurang 20 GB; Hardisk (100 GB) D:\ dengan sisa kapasitas 40 GB.
Lokasi
File yang digunakan ada di Hardisk D:\SIPO90
UNIT PELAYANAN MAKSIMUM 90 UNIT / UPTD,
Untuk
Mendapatkan filesnya silahkan download:
1.Link SIPO90.rar di 4Shared.com Klik disini
2.Petunjuk SIPO90.pdf Klik disini
Alternatif:
1.Link SIPO90.rar di Dropbox.com Klik disini
2.Petunjuk SIPO90.pdf Klik disini
Catatan :
Sebelum mendownload file file tersebut, sebaiknya mendaftar terlebih dulu ke www.4shared.com dan atau di www.dropbox.com, pendaftaran tersebut gratis dan dapat ruang penyimpanan gratis di situs/web tersebut.
Dengan membaca dan mengikuti petunjuk SIPO90.pdf, sudah dapat meng operasionalkan aplikasi pengelolaan obat.
III. LEMBAR KERJA ISI DATA
Dengan membaca dan mengikuti petunjuk SIPO90.pdf, sudah dapat meng operasionalkan aplikasi pengelolaan obat.
MEMULAI
PEKERJAAN PENGELOLAAN DATA :
Bula File 1Pengelolaan.xlsx maka akan nampak seperti gambar berikut :
Dimulai mengisi tahun awal
kegiatan, misal 2017, maka yang lain akan mengikutinya, seperti 2018, 2019, 2020
dan 2021 semuanya untuk 5 Tahun kegiatan.
Untuk Tahun Pertama anda Klik Disini, maka akan terpanggil file ISI DATA T1.xlsm
, demikian juga dengan Tahun Kedua, Ketiga, Keempat dan Kelima, Masing masing
Keluar ISI DATA T2.xlsm s/d ISI DATA T5.xlsm
Sebagai contoh
Pengelolaan Tahun I
Yang
terdiri dari 9 Lembar Kerja (Sheet)
Yaitu
:
1.Start 2.
Editing 3.
Isi Data 4.Penerimaan 5.
Update 6.Stok
Obat
7.Laporan 8.Pengeluaran
9.
Rencana
Penjelasan Lembar Kerja:
I.
Lembar kerja I START
Merupakan penjelasan umum dari seluruh kegiatan.
II. Lembar kerja EDITING
Dilakukan
perubahan / perbaikan data dati Nama Nama
Unit Pelaksana Teknis (UPT) Nama Nama
Obat dan Daftar Harga Obat Obatan
sebagai awal entry data dalam pengelolaan obat obatan.
Catatan :
Jangan melakukan perubahan perubahan setelah entri data penerimaan,
pengeluaran dari LPLPO.
Sheet EDITING
1.
NAMA UPT : (Klik di No.1)
Dilakukan
Perbaikan dan perubahan Nama Nama UPT, Alamat dan Telepon
1.
NAMA OBAT (Klik di No.2)
Dilakukan
kegiatan perubahan NAMA OBAT, SATUAN,
KEMASAN
3. DAFTAR HARGA (Klik di No.3)
Diisi
data Harga Satuan dan Harga Kemasan (Kolom 7 dan 8)
III. LEMBAR KERJA ISI DATA
Lembar
Kerja ini berfungsi memanggil file file Laporan Pemakaian dan Lembar Pemberian
Obat (LPLPO) dan mempunyai banyak Lembar Kerja. Untuk memanggil file yang
diinginkan Klik di Nomor 1 s/d 90
Sebagai contoh klik pada No.1
Merupakan LPLPO AsamRowo.
Pada LPLPO ( UPT ...XLSX )
merupakan kegiatan yang harus diisi dari bulan JANUARI S/D DESEMBER dan Desember tahun lalu (Sheet TL Des) untuk
tahun kegiatan yang bersangkutan.
Khusus untuk No. Urut
UPT (Tidak perlu diisi = sudah terisi ) cukup diiisi satu kali contoh :
No. = 1 maka file yang harus disimpan harus bernama UPT 01 T1.xlsx.
No. = 15, maka file yang disimpan
harus bernama UPT 15 T1.xlsx demikian
seterusnya sampai No. 90 ( Pada prakteknya disini sudah diisikan nomor urut upt,
maka tidak perlu melakukan perubahan ).
Untuk Sheet / lembar kerja Jan
diisi data Stok awal 1 Jan (Kol.4) merupakan sisa stok bulan sebelumnya dan
untuk Penerimaan ( Kol. 5) diisi datanya dari LPLPO Desember tahun lalu sesuai
sumbernya ( 5 sumber), melalui Sheet TL Des.
Kolom Kolom yang di isi adalah
jumlah Resep yang BAYAR, GRATIS DAN BPJS
yang bertujuan untuk mengetahui berapakah Tingkat Penggunaan Obat Obatan
(Rasio Obat) per 100 lembar Resep.
Pada Kolom 11 s/d 15 diisi sebagai bukti Pengeluaran Obat Obatan
Oleh Gudang Farmasi sesuai sumber anggaran dan juga diisi Nomor, tanggal Dokumnen Cell Q8 dan Q9 Sebagai bukti penyerahan obat
obatan ( selain surat pengantar tanda terima).
Pada Baris Permintaan Bulan /
Periode diisi bila Laporan = Januari maka diisi Permintaan Bulan / Periode =
Pebruari.
Kolom
11 s/d 16 diisi sebagai pengeluaran obat oleh gudang farmasi dan sekaloigus
sebagai penerimaan obat oleh unit pelayanan.
Untuk Sheet / lembar kerja
Rek-APBN, Rek-APBD-1, Rek-BPJS, Rek-Lain, Rek-Terima, Rencana YAD, Rek-RESEP
data terisi secara otomatis.
Selanjutnya sheet Pebruari s/d
Desember pada kolom Stok Awal ( kolom 4 ) terisi secara otomatis. Pengisiannya
sama seperti bulan Januari.
Demikian
seterusnya untuk LPLPO unit unit lainnya, sama prosesnya dari nomor 1 s/d 90
(Pengelolaan disini maksimum ada 90 UNIT, yang lebih maka perlu diseting lagi
untuk penyesuaian).
Perlu diperhatikan :
Setelah proses pengisian data
sudah selesai, maka file harus disimpan dan Close File
IV. Lembar Kerja PENERIMAAN
Pada Sheet PENERIMAAN berhubungan dengan STOK AWAL TAHUN ( 1 JANUARI
) = STOK OPNAME TIAP TAHUN, Penerimaan dari sumber sumber APBN, APBD-1, BPJS, APBD-2
dan LAINNYA Serta Rekapitulasi PENERIMAAN TOTAL (OTOMATIS).
Di klik No. 1 Stok Awal Tahun :
Form STOK AWAL TAHUN
Proses Stok opname, data data
diisi dari kolom 4 s/d 8 dari berbagai sumber, pendataan ini wajib dilakukan
setiap akhir tahun ataupun awal tahun.
Di Klik Penerimaan dari Berbagai
Sumber dari Nomor 1 s/d 5
Form PENERIMAAN APBN, APBD-1, BPJS,
APBD-2 DAN LAINNYA
Untuk penerimaan obat obatan (
APBN, APBD-1, BPJS, APBD-2 dan LAINNYA ) contoh diisi datanya pada kolom 4 s/d
6 untuk satu bulan diberi tempat 3 kali penerimaan (Terima I, II dan III )
pengisian datanya dari bulan Januari s/d Desember.
Data dokumen penerimaan pada sel
F8 s.d G10 meliputi Nomor dan tanggal dokumen harus diisi.
Setelah selesai tutup / simpan
file : Save and Close File.
Untuk penerimaan total datanya
terisi secara otomatis, cukup lakukan open dan tutup kembali ( Open, Save and Close File) .
V. LEMBAR KERJA PENGELUARAN:
REKAP PENGELUARAN OBAT
DATA DOKUMEN
DATA KARTU STOK
Data pada KARTU STOK / KARTU STOK
INDUK, Memuat dinamika Obat dari Stok Awal, Penerimaan, Pengeluaran Ke UPT UPT
dan Sisa Stok dari berbagai sumber anggaran APBD-1, APBN, BPJS, APBD-2 dan
Lainnya, memuat Nomor,Tanggal Dokumen
Penerimaan ataupun Pengeluaran serta waktu kadaluarsa obat obatan dari Bulan
Januari s/d Desember.
Untuk melihat kelengkapannya
lakukan terlebih dahulu updating / penyegaran dengan menekan tombol Ctrl dan s
Pada Lembar Kerja ISI DATA T1.xlsm di Sheet “UPDATE”.
Data setiap Obat yang ingin dilihat cukup di
isikan Nomor Obat pada Cell D4. ( No. 1
s/d 361 ) pada Sheet Jan. (Bukan di Sheet lainnya ).
Setelah selesai tutup file : Save and Close File .
VI. LEMBAR
KERJA UPDATE
Perlu
diperhatikan, proses updating memerlukan waktu beberapa menit dan sebelumnya
seluruh file file yang terbuka kecuali ISI DATA T1.xlsm harus ditutup semuanya,
baru pada lembar Sheet “UPDATE” tekan
tombol Ctrl dan s ( bisa d, i, j atau f sesuai yg disebutkan) secara bersama
sama.
Khusus untuk pemutahiran data data
yang telah di entry seperti di Sheet Editing, Isi data dan Penerimaan sebagaimana yang dilakukan diatas.
Dengan menekan tombol Ctrl dan s ( atau lainnya CTRL + d / i / j /f
lihat petunjuknya) secara bersama sama, maka akan terjadi proses
kalkulasi / kompilasi yang dilakukan oleh Komputer. sehingga file penunjang
terisi dengan proses updating, dapat dibaca oleh file file lainnya.
VII. LEMBAR KERJA STOK OBAT
STOK OBAT
Data yang terbaca telah dibuat
secara otomatis terisi, untuk melihat persediaan saat ini yang seharusnya
tersedia sesuai dengan keadaan fisiknya ( bila terjadi perbedaan antara data
elektronik dengan fisiknya, kemungkinan pengisian data salah, belum selesai dan
belum melakukan updating).
Untuk Updating / penyegaran Cukup
tekan tombol Ctrl dan r dan sebelumnya
tutup seluruh file yang aktif kecuali
ISI DATA T1.xlsm dan berada Sheet “UPDATE”.
Jika masih juga salah maka lakukan
pemeriksaan file file apakah masih ada yang belum di entry dan ada kemungkinan
ada kesalahan rumus yang ada dalam sel perkalian, pembagian, penjumlahan atau
Vlookup data (pencarian data secara vertikal).
VIII. LEMBAR KERJA LAPORAN
LAPORAN:
Data Laporan semuanya terisi
secara otomatis dari Bulan Januari s/d Desember Serta untuk Laporan Tahunan.
Laporan Bulanan dapat dilihat pada
Masing masing bulan dengan meng klik nomor yang ada didepannya.
Laporan : Bulanan dari Januari s/d
Desember tahun yang bersangkutan
Data terisi secara otomatis
Untuk laporan tahun diklik pada LAPORAN
AKHIR TAHUN
Hasilnya dilihat sebagai berikut :
Data terisi secara otomatis ,
sesuai perhitungan keperluan perencanaan dan data data tersebut dapat di/be-rubah bila
keperluan dan keuangan sangat terbatas ataupun melakukan evaluasi lebih lanjut.
IX. LEMBAR KERJA RENCANA
RENCANA
PENGADAAN
Bila diklik pada rencana tahunan
yang akan datang maka keluar file Rencana T1.xlsx seperti berikut.
Data Otomatis terisi
File rencana dapat dilakukan
modifikasi sesui dengan kubutuhan, terutama tersedianya anggaran, keadaan
khusus, atau adanya pertimbangan lain seperti KLB.
Untuk Kegiatan tahun tahun
berikutnya bisa diklik tahun yang diinginkan sebagai lanjutan kegiatan
pengelollan obat.
DINAMIKA
OBAT OBATAN
=====================
Merupakan data per item obat
obatan, sama seperti kartu stok induk, namun disini merupakan data di jadikan
satu layar antara sumber obat obatan. Sehingga dapat sekaligus terlihat antara
obat yang diterima, keluar dan sisa stok bulan bersangkutan.
Data ini dapat digunakan untuk melacak untuk masing masing item obat, seperti obat belum didata, salah
entry, obat hilang, rusak, kadaluarsa.
RENCANA,
KECUKUPAN DAN STATUS OBAT OBATAN
==========================================
Rencana pengadaan obat obatan
harus dilakukan setiap instansi yang melakukan pelayanan kesehatan. Untuk
sampai pada tahap ini para pengelola obat harus mengumpulkan data data lengkap
seperti Stok awal tahun, Penerimaan selama satu tahun, dan pengeluaran obat
obatan ke unit unit pelayanan selama satu tahun, dari data data tersebut
dilakukan analisa tingkat bulan kecukupan dan analisa status obat obatan. Bulan
Kecukupan obat merupakan hasil pembagian antara sisa stok obat saat ini dengan
pemakaian rata rata obat per bulan, satuannya bulan.
RENCANA PENGADAAN
= PEMAKAIAN RATA RATA PERBULAN x 15 – SISA STOK
Faktor
15 berasal dari = (Jumlah bulan dalam 1
tahun kegiatan = 12 bulan) + (Lead Time atau Waktu tunggu lamanya obat diadakan
= 2 bulan) + (Stok Buffer atau Stok Sangga = 1 bulan).
SISA
STOK OBAT
KECUKUPAN OBAT =
------------------------------------------------
PEMAKAIAN RATA RATA PER BULAN
Dari
data Pemakaian rata rata per bulan, Sisa Stok saat ini dan Kecukupan Obat maka
dapat ditetapkan Status Obat.
OBAT KOSONG :
OBAT TIDAK DIPAKAI :
OBAT DARURAT :
OBAT KURANG :
OBAT CUKUP :
OBAT AMAN :
OBAT BERLEBIH :
STATUS OBAT :
OBAT KOSONG :
Adalah
Sisa Stok Obat dan Pemakaian rata rata
perbulan sama dengan 0.
OBAT TIDAK DIPAKAI :
Adalah
Sisa Stok Obat lebih besar dari 0 dan data pemakaian rata rata per bulan tidak
ada (0).
OBAT DARURAT :
Adalah
Obat dengan tingkat Kecukupan obat antara 0 sampai dengan 3 bulan, pemakaian
rata rata dan sisa stok obat lebih besar dari 0.
OBAT KURANG :
Adalah
keadaan obat dengan tingkat kecukupan lebih dari tiga bulan sampai dengan 6
bulan, pemakaian rata rata dan sisa stok obat lebih besar dari 0.
OBAT CUKUP :
Adalah
keadaan obat obatan dengan tingkat kecukupan antara lebih dari 6 bulan sampai
dengan 12 bulan, pemakaian rata rata dan sisa stok obat lebih besar dari 0.
OBAT AMAN :
Adalah
keadaan obat obatan dengan tingkat kecukupan lebih dari 12 sampai dengan 15
bulan, pemakaian rata rata dan sisa stok obat lebih besar dari 0.
OBAT BERLEBIH :
Adalah
keadaan obat obatan dengan tingat kecukupan lebih dari 15 bulan, pemakaian rata
rata dan sisa stok obat lebih besar dari
0.
Dengan
mengetahui Status Obat Obatan, maka obat yang segera dibeli adalah obat obatan
dengan Status Darurat, Kurang dan Cukup,
dengan memperhatikan prioritas kebutuhan obat obatan serta dana yang
tersedia, khusus obat darurat dapat dibelikan pertama kalinya.
CATATAN :
Hasil yang diharapkan dapat
memuaskan bila tidak terdapat kesalahan rumus, pengetikan angka dan label, oleh
karenanya perlu koreksi dan kecermatan pengguna.
WARNING YANG HARUS DI PERHATIKAN :
Selamat Mencoba dan Semoga berHasil.
=================================
Blog Yang terkait adalah:
1.Pengendalian dan Pengelolaan Obat di Penyimpanan dan Pelayanan dengan 30 Unit Pelayanan Pembantu
2.Sistem Informasi PengelolaanObat 5 Tahun dengan 20 Unit Pelayanan Teknis
3.Applikasi Pengelolaan Obat Sistem Informasi Pengelolaan Obat dengan 60 Unit Pelayanan Teknis
4.SIPO Sistem InformasiPengelolaan Obat dengan 60 Unit Pelayanan Kesehatan
5.SIPO90 SistemInformasi Pengelolaan Obat dengan 90 Unit Pelayanan Kesehatan
====================================================================================
PERHATIAN :
BAGI PEMBACA YANG BERMINAT MENAMBAH PENGHASILAN MELALUI TRADING INVESTASI
PERDAGANGAN MATA UANG ASING (HALAL),DAN MENDAPATKAN MODAL AKUN DEMO
$10000 (SEPULUH RIBU DOLLAR) KHUSUS UNTUK TRADING DEMO = VIRTUAL FOREX
DAN MENDAPATKAN $5 (LIMA DOLLAR) SEBAGAI MODAL CARI DUIT = LIVE FOREX
UNTUK TRADING DI PASAR PERDAGANGAN MATA UANG ASING, MAKA DAPAT MEMPELAJARI
MENDOWNLOAD SOFTWARE AGEA.
VIRTUAL FOREX = $10000 TRADING UNTUK BELAJAR SAMPAI BISA
LIVE FOREX = $5 TRADING KE MARKET CURRENCY.
JIKA ANDA TERTARIK SILAHKAN ========= >>>>>> KLIK DISINI
===================================================================================
REFERENSI PRIBADI
==================
Nama : Achmad Gazali
Idrus
Alamat : Jojoran III No.
8 – 10 Surabaya
Telp : 031
5962801
Hp :
081 330 797 007
Status : Berkeluarga
Pendidikan Pekerjaan dan
Pengalaman
Pendidikan terakhir : Apoteker,
Unair
Pekerjaan : Pensiun
PNS
Pengalaman Pekerjaan
1. Di Gudang Farmasi Kabupaten Kutai Kaltim(
5 Tahun )
2. Di Kanwil DepKes Kaltim ( 7 Tahun
)
3. Di DinKes Kota Surabaya Jatim (12
Tahun )






























Tidak ada komentar:
Posting Komentar